Minggu, 01 Juni 2014

Tutorial Hijab Paris Segi Empat

Assalamu'alaikum sobat...
eh eh, mau nanya deh buat kalian para cewek-cewek kece berhijab suka bingung gak kalau misalnya pengen tampil stylish tapi tetap berhijab? aku pribadi nih ya, suka bingung gimana sih caranya berhijab yang simple tapi tetep keliatan stylish dan tentunya tidak menyalahi syar'i. Sekarangkan udah banyak tuh wanita-wanita muslimah yang berhijab, bahkan sekarang artis-artispun banyak yang dapet hidayah untuk memakai jilbab atau hijab. Kadang aku suka lucu gitu liat wanita-wanita cantik udah gitu pake hijabnya cantik lagi. Pengen ngikutin tapi bingung karena keliatannya rumit. Tapi sekarang ini udah gak zaman galau atau bingung, kan udah banyak tuh tutorial berhijab. Nah, sekarang juga aku bakal share beberapa video tutor berhijab menggunakan paris segi empat yang simple namun tetap terlihat stylish. Ok chect it out!!

Tutorial Hijab Segi Empat Modern dan Simple
Tutorial Hijab 2014 terbaru
Cara Berhijab Paris Segi Empat Modern, Modis, Simple
Tutorial Berhijab Untuk Sehari-Hari

kalau gak bisa streaming, kalian bisa liat tutornya lewat foto-foto dibawah ini.








gimana? gimana? baguskan? lucukan? oia, itu pict yang terakhir abaikan saja, itu cara hasil berhijab ngasal Leli and my sister plus nenekku yang unyu-unyu..haha..
Untuk kalian cewek-cewek kece selamat mencoba :D

Rabu, 28 Mei 2014

LINK VIDEO KPOP MISTAKE & ACCIDENT

halllooww everybadeh(?) ...
aku balik lagi dengan cuap-cuap gaje penghilang penatku..hehe.. kalian tentu pernah donk yang namanya bosan, bad mood, garing, jangkrik krik krik, dan rasanya pengen membuang semua penat kalian dengan tawa, iyakan pernahkan? pernah donk, malah sering.haha
Okeh, karena disini aku adalah seorang K-popers, maka kalau aku lagi BT *ini aku lho ya* aku lebih suka nontonin video-video lucu yang bisa bikin ngakak. Selama ini kita tau kalau boyband atau girlband Korea itu selalu menampilkan koreografi yang perfect. Nah, asal kalian tau ya, ternyata tidak selalu loh para idol itu tampil perfect di live stage performance mereka. Ada banyak grup idol yang tertangkap kamera salah koreo saat live stage, atau insiden-insiden semacam jatohlah, kepelesetlah, atau microphone mecleng(?) *apa ya bahasa Indonesianya? bingung.* well, dari pada kelamaan nanti keburu jamuran akaran, mending langsung liat aja, nih aku kasih linknya. Selamat menikmati :D

1.  PART 1 : Kpop Mistake & Accident [Various Artists] 


http://youtu.be/qAU3Yb75OZ8 

2.  Kpop Mistake & Accident [Various Artists] 


 
http://youtu.be/IoreUtzWgQE

3. Kpop Mistake & Accident [SHINee only.]


http://youtu.be/zjCHV8B4lo8

Nah segitu aja dulu ya pemirsah video kpop mistake accident'nya. Kalo ada kesempatan, aku share yang lainnya. 


Minggu, 25 Mei 2014

Cerpen atau song fict Speak Now



Aku suka sekali sama lagunya Taylor Swift yang judulnya "Speak Now". Jadi aku buat song fic aka cerpen dari lagu ini. Ini asli karya aku sendiri ya dengan setting lagu speak now. hehe


SPEAK NOW


KRIIIIING!!!!
Suara nyaring yang memekakkan telinga itu berasal dari benda kecil berbentuk kepala Teddy bear. Benda itu terus berteriak nyaring seakan tidak akan berhenti sebelum sang empunya bangun dari tidurnya. Gadis yang tengah menutup kepalanya dengan bantal itu mencoba mengindahkan suara nyaring dari jam weker yang berada di nakas dekat tempat tidurnya. Ia semakin mengeratkan bantal di samping telinganya, berharap suara nyaring menyebalkan yang mengganggu tidurnya itu berhenti. Tapi sialnya, benda itu terus saja berbunyi membuat sang gadis terpaksa bangun dan melemparkan bantal ke sembarang tempat.
“Aissh, menyebalkan sekali. Tidak tahu apa kalau semalam aku hanya tidur 3 jam?” Gadis itu mendumel tidak jelas sambil mematikan benda yang sudah dengan lancangnya menggangu tidurnya yang singkat itu. Dilihatnya, jarum jam menunjukkan pukul 07.00 pagi. Gadis itu melenguh pelan, lalu segera beranjak menuju meja riasnya. Ia tampak terkejut ketika melihat pantulan wajahnya di cermin. Matanya sembab, kantung mata bergelayut disana mirip sekali dengan Panda. Wajahnya kusut, rambutnyapun benar-benar berantakan, belum lagi pipinya yang terlihat tirus, sungguh ini adalah keadaan terburuk yang pernah ia alami.
Apakah efek dari patah hati itu sebesar ini? Ya, benar. Gadis itu tengah mengalami patah hati. Semalaman dia menangis, entah sudah berapa banyak tissue yang dia habiskan. Belum lagi dari kemarin dia tidak makan sedikitpun. Mungkin terdengar berlebihan, tapi pada kenyataannya jika siapapun berada dalam posisinya, pasti akan mengalami hal yang sama dengan gadis ini. Siapa yang tidak akan menangis semalaman, jika lelaki yang begitu ia kagum dan cintai akan menikah dengan wanita lain? Dan kalian tahu kapan lelaki pujaan hatinya itu akan menikah? Hari ini, ya hari ini. Benar-benar tragis, bukan?
Tok..tok..tok.. suara ketukan pintu itu menghentikan sejenak tatapan miris gadis itu. Ia tengokkan kepalanya ke arah pintu kamarnya. “Masuk! Pintunya tidak dikunci.” Sahutnya. Saat itu terlihatlah seorang gadis imut berambut pendek memasuki area kamar. Dengan sedikit terkejut ia menghampiri gadis yang tengah duduk di depan meja riasnya.
“Hei Jessica! apa yang terjadi denganmu? Kau tampak berantakan sekali.” Gadis bernama Jessica itu hanya mendesah kasar mendengar pertanyaan dari sahabatnya, Karen.
“Jangan bilang kau habis menangis semalaman?” BINGO!! Tebakan Karen sangat tepat. Jessica masih saja bungkam. Namun tanpa dijawabpun, Karen sudah tahu bahwa tebakannya itu benar.
“Oh ayolah Jessica. Kau bilang kau sudah bisa merelakan Mario.”
“Entahlah, ini benar-benar membuatku frustasi.”
“Aku mengerti perasaanmu, tapi apa kau akan terus-terusan seperti ini? Kau tidak mau hadir ke pesta pernikahan Mario dan Nicol?” Tanya Karen.
“Aku rasa tidak. Aku tidak akan kuat melihatnya.” Jawab Jessica sambil menundukkan kepalanya.
“Kau tahu Jessica, padahal aku berfikir kau akan memperjuangkan cintamu. Aku tahu kau dan Mario itu saling mencintai, dia hanya terlalu bodoh untuk menyadari itu.”
“Itu tidak mungkin. Mario tidak mungkin mencintaiku.” Keluh Jessica.
“Dari mana kau tahu kalau Mario tidak mencintaimu, hah? Kau jangan ikut-ikutan bodoh. Jessica yang ku kenal adalah gadis yang akan memperjuangkan impiannya.” Sahut Karen dengan penuh semangat.
“Lalu apa yang harus aku lakukan?” Tanya Jessica. Karen tampak berbisik pada Jessica, setelahnya ia tersenyum penuh arti.
===***===
Gadis dengan gaun berbentuk kue itu tampak sedang mematut dirinya di depan cermin besar yang ada sebuah ruangan khusus. Gadis itu, Nicol tidak henti-hentinya mengukir senyum di bibirnya. Pasalnya dalam bayangannya hari ini akan menjadi hari yang paling bersejarah dan tidak akan pernah terlupakan selama hidupnya, hari pernikahannya dengan Mario, pria yang menjadi obsesinya.
Entah sejak kapan, Jessica sudah memasuki Hall Room tempat akan diadakannya resepsi. Ia mengendap dan melihat teman-teman Mario dan beberapa keluarga dari Nicol
“Cih menyebalkan, warna cerah itu sangat tidak cocok dipakai mereka. Terlihat aneh.” Cibir Jessica pada keluarga Nicol yang semuanya memakai baju berwarna pastel. Jessica terus menelusuri ruangan itu. Mencoba mencari sosok Mario. Namun rupanya bukan Mario yang ia temukan, tapi justru Jessica mendengar suara Nicol yang berteriak pada perngiring pengantin perempuan. Itu artinya upacara pernikahan akan segera dimulai. Jessica mulai sedikit panik dan melamun.

This is surely not what you thought it will be. I lose myself in the daydream where I stand and stay.

“Aku tahu ini gila, dan ini tentu bukan yang kau pikirkan, Mario. Tapi saat ini aku tengah tenggelam dalam lamunan dimana aku berdiri dan berada.” Batin Jessica.
===***===
Kini semua keluarga dari calon pengantin dan tamu undangan sudah memadati kursi di dalam gereja tempat akan dilaksanakannya upacara pernikahan Mario dan Nicol. Mario sudah menunggu di depan altar dengan tuxedo putih yang membalut tubuhnya, sementara Nicol baru akan memasuki gereja ditemani dengan pengiringnya. Tepat saat mempelai wanita memasuki gereja, pianopun mulai dimainkan. Bagi Jessica, lagu yang terdengar seperti lagu kematian. Dia yang berdiri di bagian samping gereja jelas menatap tajam ke arah Nicol, tatapannya mengisyaratkan kebencian. Nicol yang tak sengaja melirik ke arah samping, menangkap sosok gadis yang sangat tidak dia inginkan datang ke pesta pernikahannya ini. Tapi ia buang jauh-jauh pikiran bahwa sosok itu adalah Jessica. Terlihat dari gerturnya yang sedikit menggeleng-gelengkan kepalanya. Padahal siapa sangka, ternyata sosok yang dilihatnya itu memang Jessica, hanya saja tadi Jessica dengan gesit bersembunyi di balik tirai.

She floats down the aisle like a pageant queen. But I know you wish it was me, you wish it was me, don’t you?

Nicol terus berjalan menyusuri lorong gereja bak ratu kecantikan. Senyumnya tidak pernah hilang dari wajah menyebalkannya itu. Jessica keluar dari persembunyiannya, ia tatap sosok Mario yang berada di depan sana. Wajah Mario sama sekali tidak menampakkan bahwa dia tengah bahagia menunggu mempelai wanitanya sampai di depan altar.
“Aku tahu kalau kau mengharapkan itu aku, benarkan?” Gumam Jessica sambil tersenyum menatap sosok Mario.
===***===
Kini kedua mempelai telah berdiri di depan altar berhadapan dengan seorang pendeta yang katakanlah sudah tua. Kira-kira usianya sekitar 70th. Pendeta itu siap membimbing kedua mempelai untuk mengucapkan sumpah pernikahan.
“Untuk mempelai wanita, Nicol. Apakah kau bersedia hidup bersama suamimu, menerimanya dalam keadaan senang dan susah?” Tanya pendeta tua itu.
“Ya, saya bersedia.” Jawab Nicol dengan mantap dan penuh percaya diri. Sekarang tiba giliran mempelai pria yang akan mengucapkan sumpahnya.
“Baik, untuk mempelai pria, Mario. Apakah kau bersedia hidup bersama istrimu, menerimanya dalam keadaan senang maupun sedih?” Tidak ada jawaban dari Mario, ia hanya menatap kosong pendeta dihadapannya. Entah ia menyadari atau tidak, pendeta itu sudah mengucapkan pertanyaan itu sebanyak 3 kali, namun Mario masih tetap membisu.

Don’t say yes, run away now. I’ll meet you when you’re out of the church at the back door. Don’t wait or say a single vow. You need to hear me out, and they said “speak now”

“Ku mohon jangan katakana Iya, berlarilah sekarang. Aku akan menemuimu di saat kau keluar gereja di pintu belakang. Jangan menunggu, atau ucapkan janji. Kau harus mendengarkanku.” Jessica terus menggumamkan kata-katanya yang terdengar seperti sebuah do’a. Sambil menelungkupkan kedua tangannya dan memejamkan kedua matanya, ia benar-benar berharap Mario akan bisa merasakan ikatan batin dengannya.
“Saudara Mario, apakah Anda mendengar suara saya?” Ujar pendeta itu berusaha menyadarkan Mario yang terlihat linglung. Nicol yang berada di sampingnya terus memanggil nama Mario sambil menggungcangkan tubuhnya. Wajah Nicol nampak gelisah. Para tamu saling berbincang, suasana menjadi gaduh, mereka berkata pada mempelai pria untuk segera mengucapkan janjinya.

I hear the preacher say, “Speak now or forever hold you peace.”

Setelah itu dengan lantang si pendeta berucap, “Bicaralah sekarang atau diam selamanya.” Semua diam, tidak ada lagi suasana gaduh, dan itulah kesempatan terakhir untuk Jessica. Ia berdiri dengan dengan tangan gemetar, semua mata tertuju padanya. Nampak wajah-wajah ketakutan dari semua orang yang berada di dalam ruangan. Tetapi, Jessica hanya focus pada satu arah, yaitu Mario.

I am not the kind of girl, who should be rudely barging in on a white veil occation. But you are not the kind of boy, who should be marrying the wrong girl.

“Aku bukan tipe gadis yang ingin mengacaukan upacara pernikahan. Tapi, aku tahu kau juga bukan tipe laki-laki yang mau menikah dengan gadis yang salah.” Dengan suara yang sedikit bergetar, Jessica mengucapkan kata-kata itu dengan cukup lantang. Semua tamu sontak terkejut dengan apa yang mereka saksikan tadi, tidak terkecuali Nicol. Bahkan matanya membelalak seperti mau keluar dari tempatnya, mulutnya menganga lebar. Mario yang tampak takjub dengan aksi Jessica, baru tersadar. Seketika senyum merekah diwajahnya. Ia mantapkan hatinya untuk mengakhiri pernikahan konyol ini. Ucapan gadis bernama Jessica itu mampu menghilangkan semua keraguan dan kebimbangan hatinya. Mario berjalan ke tempat dimana Jessica berdiri.

And you’ll say “Let’s run away now”. I’ll meet you when I’m out of my tux at the back door.” Baby, I didn’t say my vows. So glad you were around, when they said “Speak now.”

“Ayo kita lari sekarang!” Mario mengulurkan tangannya saat sudah tepat berada di depan Jessica. Jessica tersenyum bahagia, matanya mulai berkaca-kaca. Ia tidak percaya semua ini terjadi. Sebelum menerima uluran tangan Mario, Jessica menatap sebentar ke arah Karen. Ia seolah meminta persetujuan dari Karen. Bagaimanapun ini adalah ide Karen, dia yang sudah memberinya motivasi untuk memperjuangkan cintanya. Karen yang mengerti akan hal itu, mengangguk pasti seolah mengisyaratkan “pergilah”.
Jessica dan Mario saling bergandengan tangan, mereka berlari menuju pintu keluar. Mereka sama sekali tidak mempedulikan ucapan-ucapan dari orang-orang di gereja itu. Namun langkah mereka tiba-tiba saja terhenti.
“Mariiooooooo!!! Jangan tinggalkan aku!! Aku mencinaimu, Hiks..”. Teriakan Nicol yang menggema disertai isak tangis yang memilukan, membuat Mario menghentikan langkahnya. “Tunggu aku di pintu belakang.” Ucap Mario pada Jessica. Ia balikkan badannya dan kembali menuju altar dimana Nicol berdiri. Melihat Mario kembali, Nicol langsung tersenyum bahagia, dia berfikir Mario telah berubah fikiran dan akan melanjutkan pernikahan dengannya. Sesampainya di depan Nicol, Mario malah membuka tuxedo putihnya dan memberikannya pada Nicol.
“Maaf, aku tidak bisa membalas cintamu. Dan aku rasa tuxedo ini tidak pantas untukku. Ku harap kau bisa menemukan orang yang tepat untuk memakai tuxedo ini ketika bersanding di altar bersamamu.” Ucap Mario tulus, dia sunggingkan senyum termanisnya untuk Nicol. Anggaplah sebagai senyuman perpisahan. Mario kembali berlari keluar gereja, ia akan menemui pujaan hatinya, gadis yang sebenarnya ia cintai dan ingin dia nikahi, siapa lagi kalau bukan Jessica. Nicol hanya bisa menangis, meratapi nasibnya yang menyedihkan. Dia bersumpah, hari ini benar-benar akan menjadi hari yang bersejarah dan tidak akan pernah terlupakan seumur hidupnya. Bukankah begitu Nicol? :D

=== THE END ===

Kekalahan Tim Thomas Indonesia

DIBALIK KEKALAHAN TIM THOMAS INDONESIA

 Di Balik Kekalahan Tim Thomas Indonesia: Hayom 'Blank', Hendra/Ahsan Tidak 'Over Confident'


Christian Hadinata angkat bicara soal raihan tim Indonesia di ajang Piala Thomas 2014. Tim Thomas Indonesia belum berhasil meraih target gelar juara setelah dikalahkan Malaysia 3-0 di semifinal.

Berikut hasil wawancara Badmintonindonesia.org bersama legenda hidup bulutangkis Indonesia sekaligus manajer tim Thomas 2014 ini.

Bagaimana komentar anda mengenai pertandingan semifinal?

Pertandingan ganda putra di partai kedua memang sangat menentukan. Saat sudah unggul 20-19, Hendra/Ahsan belum bisa mematikan bola, padahal lawan sangat terjepit posisinya. Tiap pertandingan pasti ada faktor luck dan unluck.

Bisa dibilang poin ini sangat menentukan dan bisa mengubah semua. Poin ini bahkan bisa saja mengantarkan Malaysia menjuarai Piala Thomas. Sebaliknya, jika Hendra/Ahsan mendapatkan poin ini, mungkin tim Indonesia bisa melaju ke final dan tak menutup peluang untuk juara. Satu poin ini dapat mengubah sejarah.

Nomor ganda putra memang menjadi strong point di tim Thomas, kalau strong point ini kalah ya susah. Seperti Lee Chong Wei yang menjadi strong point di tim Malaysia. Peran Chong Wei sangat besar, semua tunggal pertama negara lain bisa dikalahkan oleh Chong Wei.

Sementara di tim kami, Hendra/Ahsan yang menjadi andalan, saat mereka kalah, Hayom sudah di bawah tekanan, dia sepertinya blank di lapangan. Walaupun seharusnya tidak begitu, kalau saya sih dulu tidak terpengaruh, teman saya kalah, saya harus menang.

Hendra/Ahsan adalah pasangan nomor satu dunia dan sudah pernah mengalahkan semua ganda putra, apakah mereka sempat merasa over confident?

Oh tentunya tidak, over confident itu identik dengan memandang rendah lawan. Mereka adalah pasangan senior, apalagi Hendra. Mereka sudah tahu situasinya seperti apa, tidak pernah meremehkan lawan.

Persiapan tim sudah sangat maksimal, mulai dari karantina, simulasi, team building dan sebagainya. Hasil undian pun cukup menguntungkan. Menurut anda, apa yang dirasa masih kurang?

Kalau diperhatikan, belakangan ini Indonesia selalu gagal di nomor beregu. Semuanya terjadi karena kekuatan kita tidak merata. Contohnya di Piala Sudirman 2013, kita sudah memberi perlawanan ketat kepada Tiongkok dimana nomor ganda campuran dan ganda putra sudah memberi kemenangan. Tetapi, nomor lainnya belum bisa, padahal kita hanya butuh satu poin lagi.

Kita harus punya kekuatan di sektor lain, kalau seperti ini terus, bebannya akan ketiban ke ganda putra dan campuran terus. Seharusnya dalam pertandingan beregu, beban itu bisa dibagi merata ke semua anggota tim.

Sektor lain harus memperbaiki diri, karena kelemahan kita di beregu sudah kelihatan jelas. Kita jangan mau dieksploitasi oleh lawan, karena semua negara kalau lawan Indonesia sudah bisa menebak kalau kita pasti mengandalkan dua ganda, seperti di Piala Thomas kali ini. Tapi Angga/Rian juga tidak bisa dibilang dominan.

Apakah sempat ada pertimbangan untuk menurunkan Simon Santoso sebagai tunggal kedua?

Penampilan Simon memang sedang membaik, namun Simon sudah dipersiapkan untuk menjadi andalan jika skor imbang 2-2 dan partai kelima harus dimainkan. Masalahnya, perkiraan meleset di Hendra/Ahsan.

Hendra/Ahsan sudah berhasil melewati masa kritis saat melawan Korea. Saat itu kami juga ketinggalan 0-1 dan mereka harus berhadapan dengan Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong, dimana Hendra/Ahsan belum pernah sekalipun menang dari tiga pertemuan.

Jadi kami berpikir kalau Hendra/Ahsan akan mampu mengatasi pasangan Malaysia.

Lalu apa yang mesti dievaluasi? Apalagi dalam waktu dekat ada kejuaraan Asian Games dan Piala Thomas dan Uber 2016?

Kita harus mencari seorang fighter, artinya atlet yang punya daya juang tinggi di pertandingan beregu. Contohnya Firda, kalau di pertandingan perorangan biasa-biasa saja, tapi kalau di beregu sangat luar biasa. Atlet seperti inilah yang perlu dicari untuk kejuaraan beregu, seorang fighter sejati.

Untuk Asian Games, karena waktunya sudah dekat, persiapannya mungkin dari pertandingan-pertandingan yang diikuti sebelumnya. Tidak usah berpikir jauh-jauh ke Piala Thomas 2016, kalau di Asian Games sudah bisa juara, ini adalah pembuktian.

Selama Piala Thomas 2014, Ihsan dan Ricky/Berry belum sempat diturunkan, bagaimana komentar anda?

Memang mereka belum ada kesempatan untuk diturunkan. Tapi menjadi bagian tim Thomas pasti banyak manfaatnya buat mereka yang merupakan pemain muda.

Saat menonton pertandingan, tentu mereka berpikir bagaimana rasanya berada di posisi ini? Apakah saya bisa? Mereka kan bisa belajar, mungkin buat SEA Games 2015.

Ajang SEA Games sebetulnya dapat dijadikan sebagai wadah bagi pemain muda untuk mencari pengalaman, tetapi kadang bulutangkis diberi target medali emas. Sehingga harus menurunkan pebulutangkis terbaik, jadi bisa saja yang diturunkan di SEA Games itu Hendra/Ahsan lagi. Buat pemain-pemain muda, kalau belum bisa di SEA Games, nanti bagaimana mau ke Asian Games?

cr : tibunnews.com

Jujur sampai saat ini aku masih kecewa dengan hasil menyakitkan ini. Tapi ya mau bagaimana lagi? nasi sudah menjadi bubur :(  aku sebagai BL sejati *jiaah* berharap semoga di turnament selanjutnya khususnya Asian Games yang waktunya sebentar lagi, INA bisa meraih hasil yang memuaskan, dan tentunya untuk atlet-atlet muda bolehlah PBSI coba turunkan mereka supaya ada pengalaman, jangan hanya mengandalkan atlet-atlet senior saja. Pokokknya selalu dukung bulu tangkis Indonesia :)

Lirik dan terjemah Lagu Never Say Never by Justin Bieber ft Jaden Smith


Nah, kali ini aku mau ngepost lirik lagu dari salah satu penyanyi favorit aku, yaitu Justin Bieber. Emang sih ini lagu udah lama, cuma aku suka karena lagu ini memiliki makna dan arti yang sangat bagus. Isinya bisa membangkitkan semangat kita supaya kita jangan mudah menyerah dan tidak pernah berkata tidak mungkin jika kita yakin bisa. Ok dari kelamaan cuap-cuap mending langsung aja. Check it out!!

NEVER SAY NEVER
by Justin Bieber ft Jaden Smith


I never thought that I could walk through fire
Tak pernah kukira aku bisa melintasi bara api
I never thought that I could take the burn
Tak pernah kukira aku bisa menahan panas terbakar
I never had the strength to take it higher
Tak pernah aku punya kekuatan untuk naik ke tempat lebih tinggi
Until I reached the point of no return
Hingga kucapai titik tak bisa kembali

BRIDGE
And there’s just no turning back
Dan tak ada jalan kembali
When your hearts under attack
Jika hatimu tak tahan banting
Gonna give everything I have
Aku kan berusaha semampuku
It’s my destiny
Inilah takdirku

I will never say never! (I will fight)
Aku takkan pernah berkata tak mungkin (aku kan berusaha)
I will fight till forever! (make it right)
Aku akan terus berusaha! (mencapainya)
Whenever you knock me down
Tiap kali kau jatuhkan aku
I will not stay on the ground
Aku takkan diam saja
Pick it up
Bangkitlah
Pick it up
Bangkitlah
Pick it up
Bangkitlah
Pick it up up up
Bangkitlah
And never say never
Dan jangan pernah berkata tak mungkin

I never thought I could feel this power
Tak pernah kukira bisa kurasakan kekuatan ini
I never thought that I could feel this free
Tak pernah kukira bisa kurasakan kebebasan ini
I’m strong enough to climb the highest tower
Aku cukup kuat untuk mendaki menara tertinggi
And I’m fast enough to run across the sea
Dan aku cukup cepat untuk seberangi lautan

BRIDGE

CHORUS

Here we go!
Mari mulai
Guess who?
Tebak siapa?
JSmith and Jb!
JSmith dan JB!
I gotcha lil bro
Aku punya adik

I can handle him
Aku bisa mengalahkannya
Hold up, aight?
Tunggu saja
I can handle him
Aku bisa mengalahkannya

Now he’s bigger than me
Kini dia lebih besar dariku
Taller than me
Lebih tinggi dariku
And he’s older than me
Dan dia lebih tua dariku
And stronger than me
Dan lebih kuat dariku
And his arms a little bit longer than me
Dan lengannya sedikit lebih panjang dariku
But he ain’t on a JB song with me!
Namun dia tidak di lagu JB bersamaku

I be trying a chill
Aku akan berusaha santai
They be trying to side with the thrill
Mereka akan berusaha memihak pada kegembiraan
No pun intended, was raised by the power of Will
Ini bukan lelucon, dibesarkan oleh kekuatan kehendak

Like Luke with the force, when push comes to shove
Seperti Luke dengan kekuatannya, saat tekanan menerjang
Like Cobe with the 4th, ice water with blood
Dengan Cobe dengan lemparan keempat, air es dengan darah

I gotta be the best, and yes
Aku harus menjadi yang terbaik, dan ya
We’re the flyest
Kami yang terkeren
Like David and Goliath
Seperti Daud dan Goliath
I conquered the giant
Kutaklukkan raksasa
So now I got the world in my hand
Maka kini dunia dalam genggamanku
I was born from two stars
Aku lahir dari dua bintang
So the moon’s where I land
Maka bulanlah tempatku berada

CHORUS (2x)